KERABAT KELINCI

KERABAT KELINCI

Pika

Pikas (dulu dieja pica) adalah sepupu dari kelinci. Hewan ini hidup di daerah beriklim dingin. Pika yang terkadang disebut dengan kelinci batu adalah hewan kecil pengerat yang rupanya mirip dengan kelinci. Badannya pendek dengan panjang tubuh hanya 15 cm. Pika tidak berekor. Telinganya pendek, dan berat tubuhnya sekitar 140gram. Hewan ini lebih banyak berjingkat, daripada melompat. Selain itu, pika juga pandai bersiul sehingga disebut sebagai “terwelu pesiul”.

Terwelu

Terwelu atau tegalan adalah binatang menyusui berukuran kecil. Binatang menyusui ini termasuk ke dalam keluarga Leporidae. Terwelu bisa lari pada kecepatan 70 kilometer/jam. Panjangnya 50- 70 cm, dengan berat tubuh 4-5 kg. Kepalanya kecil, kumisnya panjang, dan jika daun telinganya ditarik ke depan, panjangnya bisa melampaui ujung hidungnya. Warna bulunya kelabu, coklat, dan di bagian bawah perutnya berwarna putih. Terwelu gemar makan rumput, daun, dan tunas tanaman. Ia kerap berjingkat, mengangkat telinganya, dan mencium-cium udara. Indranya sangat tajam.

Perbedaan Terwelu dengan Kelinci

Secara umum, kelinci terbagi menjadi dua jenis. Pertama, kelinci bebas. Kedua, kelinci peliharaan. Yang termasuk dalam kategori kelinci bebas adalah terwelu (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus). Perbedaan kelinci dan terwelu:

  • Kelinci biasanya memiliki lubang sebagai sarangnya, dimana mereka membesarkan anak-anaknya. Anak-anak kelinci biasanya terlahir tak berdaya, belum mampu melihat dan tak berbulu.
  • Terwelu tidak bersarang di dalam lubang, melainkan hanya di atas hamparan rumput. Anak-anak terwelu lebih cepat mandiri, sejak lahir mereka telah memiliki bulu dan matanya pun terbuka. Ukuran terwelu biasanya lebih besar daripada kelinci, telinganya juga lebih panjang, serta memiliki bercak-bercak hitam pada bulunya. Kelinci telah lama dipelihara oleh manusia, sedangkan terwelu secara relatif masih hidup di alam bebas.

Kelinci

Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, tahun 1912, kelinci diklasifikasikan dalam ordo Lagomorpha. Ordo ini dibedakan menjadi dua famili, yakni Ochtonidae (jenis pika yang pandai bersiul) dan Leporidae (termasuk di dalamnya jenis kelinci dan terwelu).

About PUTRA RABBIT FARM

Selama ini, banyak peternakan kelinci masih diusahakan sebagai peternakan keluarga yang bersifat sambilan. Kegiatan budi daya dan manajemennya masih sangat sederhana. Sebagai alternative, usaha peternakan kelinci sebenarnya dapat dikembangkan dalam bentuk perusahaan peternakan. Sasarannya produksi kelinci dapat ditingkatkan sesuai dengan target, mutu, dan permintaan pasar yang berkembang. Peternakan Kelinci Putra Rabbit Farm yang berada di Selatan kota jogja, tepatnya di desa Nengahan, Trimurti, Poncosari, Srandakan, Bantul, mencoba untuk mengembangkan usaha ini. Mengingat pada tahun 1982, pemerintah pernah menganjurkan agar kelinci dikembangkan sebagai ternak sumber daging untuk meningkatkan mutu gizi masyarakat. Berawal dari kecintaan pada semua binatang, kelinci menjadi suatu pilihan yg memikat hati kami sekeluarga. Sebuah peternakan sederhana yg digarap dengan serius, terencana dan terarah. Prinsip dari kami adalah smakin hari haruslah mengalami pertumbuhan. Sekecil apapun itu, tetap harus mengalami pertumbuhan. Kami selalu menyeleksi induk dan hasil anakan dari ternak kami, melakukan recording, sistem persilangan yang terencana dan terarah (cross breed, inbreed, dan line breed), serta pengontrolan oleh dokter hewan kami di setiap bulannya. Karena kami berharap yang terbaik, yang akan kita tawarkan kepada konsumen. Kami telah melakukan pengiriman ke luar kota dan luar pulau jawa. Jadi satu harapan kami, yaitu kepuasan dari para konsumen. Tidak sekedar itu, kami juga terbuka bagi siapa saja yang ingin berkonsultasi tentang kelinci kesayangannya. Baik konsumen dari kami ataupun di luar itu.
This entry was posted in TIPS. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s